Aku selalu di tanya mengenai masalah pemilihan laptop baru.Macamana nak pilih laptop yang tahan lama untuk dipakai.
Biasanya jika, korang nak beli laptop baru, korang jangan tengok semata-mata pada jenama (Brand) sahaja, tapi pada beberapa aspek melibatkan laptop.
- Chipset yang digunakan oleh Laptop.
- Waranti yang ditawarkan pada Laptop (manufacture waranti).
- Spareparts senang dicari serta design Laptop yang senang untuk upgrade.
- Hardware contohnya Audio, Wifi , bateri memenuhi kualiti dan standard.
- Kualiti Body/Housing/Hinges(Engsel Design) Laptop.
- Design housing laptop senang untuk penyenggaraan, contohnya bersihkan kipas dan heatsink.
Untuk motherboard komputer, ada beberapa chipset yang penting untuk motherboard selain processor.Chipset-chipset ini adalah chipset NorthBridge dan SouthBridge.
Fungsi Northbridge Chipset
- Controller untuk RAM serta Grafic (jika failed, semua hardware yang disenarai bermasalah)
- Controller untuk hardware seperti audio, wifi, sata, usb (jika failed, semua hardware yang disenarai bermasalah)
Ini pandangan personal aku.Sebab chipset-chipset ini mudah rosak disebabkan overheating.Jangan keliru, yang dimaksudkan bukan processor tapi chipset controler.
Mungkin orang cakap ,intel chipset untuk gaming slow, tapi cuba fikir balik, kalau dapat pakai lama lagi bagus dari pakai 2-3 tahun sahaja.
Contoh untuk Laptop Mac Book Pro dibawah.Yang pakai Nvidia chipset fail/rosak dulu.
Dan kalau chipset ni nak fail, owner akan dapat masalah hardware contoh wifi, audio,DVD, Hdd tak function dan sebagainya sebelum chipset tu fail sepenuhnya (blankscreen, tak boleh power on, blinking capslock-numlock dan berbagai lagi masalah pelik).
Kenapa aku cakap intel chipset lagi bagus untuk ketahanan, sebenarnya untuk motherboard yang guna intel chipset, masalah untuk overheating atau hardware-hardware pada laptop fail adalah minimum sekali walaupun sistem cooling yang digunakan, yang jenis pasif.
Masalah sebenar untuk chipset-chipset Nvidia dan AMD Radeon ni adalah sistem cooling yang digunakan.Biasanya, yang aku perasan pada laptop-laptop yang bermasalah chipset GPU fail/overheating ini contohnya (Compaq CQ40,41,V3000,Acer 4520 dan banyak lagi model Laptop yang bermasalah klik sini) adalah sistem cooling yang failed untuk chipset tersebut.
Masalah owner yang tidak melakukan penyelanggaraan mencuci serta servis menyebabkan masalah ini lebih cepat terjadi untuk model-model yang disebutkan.
Sistem cooling yang fail untuk laptop yang menggunakan chipset-chipset tersebut berkongsi (processor + Gpu ) dan ada (processor + Gpu + Southbridge).
Biasanya chipset-chipset Nvidia atau AMD Radeon ini berkerja dengan suhu yang tinggi (dalam 55C-65C ) dan bila dikongsi bersama dengan processor, suhu yang perlu dikeluarkan dan distabilkan pada heatsink adalah tinggi (kadang-kadang kipas yang besar pun tak dapat keluarkan haba ini sepenuhnya).
Untuk chipset-chipset ini fail/rosak biasanya mengambil masa 1-4 tahun usia laptop.Rosak secara perlahan-lahan disebabkan overheating.

Laptop yang menggunakan grafik chipset yang aku tau ada 3 jenis.
1.Display chipset solder di motherboard + heatsink berkongsi dengan processor + chipset lain.(kalau overheating, kos nak baiki mahal serta masalah mungkin berulang balik)
Bukan nak kata Laptop yang guna chipset intel takda masalah.Laptop guna chipset intel juga ada masalah terutama bahagian power distribution di motherboard serta bios corrupted.
Tapi masalah membabitkan BGA chipset (northbridge, southbridge, display chipset) adalah kos yang paling mahal dan paling berisiko.Risiko masalah mungkin berulang juga adalah tinggi walaupun sudah ditukar dengan chipset baru.
Banyak kedai yang ada BGA infrared machine, claim boleh buat tukar bga chipset, tapi kena tau, nak operate machine tu kena ada ilmu, bukan boleh terus guna, baca post ni :http://wetfusion.blogspot.com/2012/04/fusion-technica.html.
Untuk tukar chipset atau reball perlu ada thermal profile serta latihan yang kerap untuk mahir.Kalau salah buat board rosak serta chipset rosak.Kalau tak pernah buat dan takda guru atau rakan yang tau thermal profile, memang akan kena buat try & error.Setiap chipset ada thermal profile yang tersendiri, tak sama.Kalau tak pandai, asik rosak jelah board custemer.Last-last BGA machine tu buat pameran je la.
Sebab tu kebanyakkan kedai buat reflow sahaja sebab risiko jika buat reball atau tukar chipset baru adalah tinggi walaupun ada sesetengah kedai tu ada BGA infrared machine tu(sebagai pameran je tu ).Tapi tengok juga harga kedai tu bagi.Paling murah untuk kos reflow adalah rm100+waranti 1bulan.
Oleh itu, unuk nasihat jika owner berniat hanya nak pakai lama Laptop serta guna laptop buat kerja ofis, tengok, movie atau dengar lagu serta main game yang ringan je , nasihat aku untuk langkah selamat, beli laptop yang pakai intel chipset sahaja.Bukan pakai processor intel serta pakai grafik chipset dari Nvidia atau AMD-ATI.
Aku bagi contol Dell Latitude 630/620, ada 2 version ada pakai nvidia ada pakai intel tapi kedua version ini , processor pakai intel, tapi yang bermasalah yang pakai nvidia dulu.
Sekarang telah ada Laptop model yang sekarang dinamakan sebagai teknologi Nvidia Optimus atau yang guna dual chipset (intel atau Amd Radeon), mash tak tau lagi bermasalah atau tidak sebab masih baru.Tapi technology dicipta ni aku rasa adalah untuk solve masalah overheating tu, sebab jika chipset display fail atau overheating , mungkin korang boleh disable chipset yang fail tu dan guna hanya intrigated intel display yang ada bersama.
pada awal-awal tahun 2007 ketika mulai bergabung dengan salah satu raksasa jasa yang bergerak di bidang jasa service laptop di bandung yang berdiri sejak 1997 yang sekarang sudah memiliki puluhan cabang yang tersebar di kota bandung dan sekitarnya yang telah melahirkan cikal bakal teknisi laptop dan pengusaha-pengusaha mandiri baik di bandung itu sendiri atau di kota-kota lainnya kecuali pribadi yang alhamdulilah sampai sekarang tidak ada kemajuan alias masih menjadi kuli dan bekerja sama dengan salah satu rekan seperjuangan,sedikit mengupas masa lalu yang kelam tepatnya 10 juli 2007 ketika pribadi mulai masuk dan menjadi tenaga teknisi pembantu dimana per 1 harinya masuk kasus minimal 5-10 study kasus kerusakan laptop dengan keanekaragaman merek,,,ya walaupun hanya teknisi pembantu pada saat itu pribadi sendiri orang yang tidak bisa diam/keluyuran kemana-mana setidaknya ingin mengetahui bagaimana managementnya,tekniknya,jaringannya,pemasarannya,strateginya dari satu instansi ke instansi lain hingga pada suatu ketika di angkatlah menjadi teknisi utama (teknisi beneran gitu istilahnya hehe) pun hal itu tidak berhenti begitu saja untuk memahami dan mendalami sesuatu tanpa berpikir panjang istilahnya main hajar jueeegerrrrr @@@. yaa jelas saja di karnakan dulu tidak seperti sekarang dimana sudah banyak forum-forum yang mendiskusikan tentang kerusakan laptop dimana kita bisa saling shering berbagi informasi dll.all hasil patal eror pun sering terjadi boleh dikatakan sudah mencapai angka 120jt lebih dalam waktu 2 tahun yang awalnya hanya 1-2jt mungkin itu tidak menjadi masalah dengan pemasukan soerang teknisi laptop yang setiap bulannya mencapai 3-5 juta akan tetapi kalau keseringan dalam waktu berkepanjangan kan bahaya urusannya,pada ahirnya benar saja harus banyak berurusan dengan barbagai pihak dan menimbulkan berbagai masalah-masalah dari prihal yang punya barang di marahinlah di tuduh ini itu lah,management yang berantakan berurusan dengan inilah itu lah dan bla,bal,bla,..juga berdampak kepada keuangan yang macet sehingga menimbulkan hutang yang bertumpuk-tumpuk,berikut persaingan bisnis yang berdampak pada lingkungan di sekitar "kalau kata bang roma banyak teman di meja makan teman waktu kita jaya orang hanya butuhnya saja kalau sudah tidak butuh ya wasalam@@@".yang dari masalah-masalah tersebut ternyata harus memanjang ke tahun-tahun berikutnya.seringnya patal eror karna di sebabkan dari hal-hal kecil yang sering kita sepelekan seperti :